Sekitar setahun yang lalu, aku mengalami kejadian yang gak
bisa kulupakan. Begini ceritanya.
Waktu itu kami lagi belajar tentang kemanusiaan,, tapi gak
tau kenapa pokok bahasannya bisa nyambung ketentang hal-hal gaib.
"Didunia ini ada alam lain selain alam kita, itu harus
kita akui keberadaannya" kata guru kami.
"Aku gak percaya sama segala sesuatu yang berbau mistik
gitu" kataku pada Sarah teman sebangku ku.
"Gak boleh ngomong gitu Ran, nanti takabur"
katanya.
"Tapi buktinya sampe sekarang aku gak pernah
diganggukan?"
"Emangnya kamu pengen diganggu?"
"Ya enggak la" kataku.
"Makanya jaga omongan Ran, jangan sampe takabur"
"Gak bakalan tuh" bantahku.
Bel pun berbunyi tanda pelajaran disekolah hari ini
berakhir.
"Sarah, tunggu aku dipagar ya, aku mau beresin buku
dulu" kataku
"Ok" katanya
Aku tinggal sendirian didalam kelas, tapi pada saat itu aku
merasa ada yang memperhatikan aku, tapi saat ku lihat kesekelilingku tak ada
seorang pun disana, keadaan sekolah pun sudah lumayan sepi "ah, cuma perasaan
ku aja" batinku.
Saat aku mau melangkah keluar kelas aku semakin merasa ada
yang memperhatikanku, kembali ku lihat sekelilingku tapi tak ada seorang pun.
Saat keluar dari kelas, aku merasa ada yang mengikutiku (kebetulan kelasku
berada dilapangan bawah sekolah kami, dan pada waktu itu kelas-kelas yang ada
dilapangan dalam sudah kosong semua). Aku pun lari dan secepat mungkin
meninggalkan lapangan dalam.
Secepat mungkin aku menemui Sarah. Sarah bingung melihatku
lari-lari sampe ngos-ngosan "kenapa Ran?" tanyanya "gak
papa" jawabku. Aku sengaja gak menceritakan kejadian yang kualami dikelas
tadi.
Aku terus merasa ada yang ikuti aku sampe malam, dimana pun
aku berada aku merasa gak nyaman.
Sampe sekitar jam 02:00. Waktu itu aku sudah tidur, tapi tiba-tiba
aku terjaga karena aku mendengar ada yang melempar batu tepat diatas atap
kamarku. Tapi saat aku terjaga aku sama sekali gak bisa bergerak "ya Tuhan
kenapa aku? apakah aku lumpuh? tapi kenapa aku bisa lumpuh tiba-tiba
begini" tanyaku dalam hati.
Semakin aku mencoba bergerak, semakin kaku pula rasanya
badan ini. Lalu aku coba untuk menjerit " MAMA!!!!!" teriakku, tapi
tak sedikit pun suaraku terdengar, "MAMA!!!" teriakku lagi, tapi
hasilnya sama saja, aku tak bisa mengeluarkan suara. "TOLONGGGGGGGGGG"
teriakku lagi, tapi sama saja seperti tadi. "ya Tuhan,, aku
bisu..??!!!"
Tapi disela-sela kekhawatiranku, aku merasa ada seseorang
yang tidur dibelakangku (saat itu aku tidur menyamping). Padahal aku ingat
betul sebelum tidur aku mengunci pintu kamarku, gak mungkin ada orang yang bisa
masuk kekamarku.
Aku berusaha membalikkan tubuhku, karena aku penasaran dan
ingin melihat siapa yang ada dibelakangku itu, tapi sekali lagi aku gagal,
tubuhku semakin kaku, hanya berkedip dan bernafas saja yang bisa kulakukan pada
saat itu.
Aku menggerakkan mataku keseluruh penjuru kamarku, walaupun
tidak semuanya bisa kulihat karna posisiku yang menyamping. Mataku tertuju pada
satu titik didinding kamarku, aku melihat ada seorang wanita yang tidur
dibelakangku dengan posisi yang sama dengan ku,, aku gak tau siapa tuh cewe,
tapi yang pasti kehadirannya membuatku merinding dan semakin penasaran ingin
melihat siapa dia.
Ntah berapa lama aku tersiksa dalam keadaan itu,, aku hanya
bisa berdoa dan terus berdoa semoga gak terjadi apa-apa denganku.
Sesaat kemudian aku mendengar kumandang adzan dari masjid
yang ada didekat rumahku, perlahan tapi pasti aku merasa tubuhku udah gak
sekaku tadi, perlahan aku mulai bisa menggerakkan jari tanganku, kaki ku, dan
seluruh anggota tubuhku, dan bulu kudukku yang dari tadi berdiri sudah gak
berdiri lagi.
Aku senang... Sesaat kemudian aku ingat bayangan cewe yang
tidur dibelakangku tadi, aku langsung melihat kebelakangku tapi tak ada seorang
pun. Lantas bayangan siapa itu??? Aku langsung lari keluar kamar dan menuju
kamar mamaku, aku melanjutkan tidurku yang sempat tertunda tadi.
Pagi harinya ketika sudah sampe disekolah aku langsung
cerita sama Sarah,, dia bilang kalo aku dipeluk sama makhluk halus
"makanya kalo ngomong itu jangan asal" katanya. Sejak itu pun aku tak
pernah asal ngomong lagi,, takut takabur lagi..
sekian